Apakah anak mengalami bengkak setelah sunat smart klamp? Smart klamp atau klem adalah metode modern dengan teknologi terkini yang membuat sunat menjadi minim nyeri dan minim risiko. Klem hadir sebagai solusi sunat yang lebih aman dan nyaman, khususnya bagi anak-anak. Setelah prosedur sunat, klem akan terpasang di penis si Kecil agar ia tetap bisa beraktivitas karena klem ini melindungi penis dari gesekan yang terjadi. Lantas, normalkah bengkak setelah sunat klem?
Tentang Apa Itu Sunat?

Mengutip jurnal berjudul “Management of Post Circumcision Glans/ Penile Necrosis” oleh Yusuf Arikan dan Ali Ayten tahun 2021, sunat adalah prosedur bedah medis untuk membuang/memotong jaringan kulit yang menutupi kepala penis (kulup). Praktik sunat adalah prosedur bedah tertua dan paling umum dilakukan di dunia. Menurut beberapa antroplog, hal ini terbukti dari praktik sunat pertama di Mesir Kuno pada tahun 4000 SM.
Tujuan sunat ini sendiri yaitu mencegah penis dari terkena risiko penyakit berbahaya karena kulup yang belum sunat bisa menjadi sarang berkembangnya bakteri. Evaluasi terjadinya komplikasi yaitu antara 1 dan 15% berdasarkan usia, tingkat komplikasi pascasunat pada bayi baru lahir diperkirakan sekitar 0,2-0,6% dan jumlah ini 10 kali lebih tinggi pada usia 1-9 tahun.
Risiko Komplikasi
Berikut ini adalah berbagai komplikasi pascasunat yang dapat terjadi, di antaranya:
- Pendarahan
- Infeksi
- Hematoma (penumpukan darah abnormal di luar pembuluh darah)
- Adhesi penis (kulit di batang penis menempel pada kelenjar)
- Retensi urin
- Nekrosis granular
Mengatasi Bengkak Setelah Sunat Smart Klamp
Penis yang masih terasa nyeri dan masih bengkak setelah sunat klem sangat normal terjadi. Umumnya bengkak akan terjadi di hari kedua setelah sunat dan akan terus berkurang di hari berikutnya.
Namun, yang perlu diwaspadai adalah bengkak yang masih terjadi atau bahkan bertambah parah sehingga memerlukan perawatan yang tepat. Jika tidak mengatasinya segera maka bisa terjadi risiko infeksi pada penis.
Nah, untuk itu kami punya beberapa tips untuk mengatasi bengkak setelah sunat klem, antara lain:
- Posisikan penis menghadap ke atas dan kompres dingin area penis yang bengkak (ambil handuk tipis untuk membungkus es dan kompres di area penis)
- Jika si Kecil merasa nyeri segera berikan obat penghilang nyeri sesuai dosis dari dokter
- Tetap jaga kebersihan dengan mandi teratur
- Oleskan salep pada luka sesuai anjuran dokter
- Konsumsi makanan bergizi dan cukupi asupan dengan makanan berprotein tinggi untuk mempercepat proses penyembuhan luka sunat.
Apabila setelah melakukan perawatan tersebut penis masih bengkak, maka sebaiknya Ayah Bunda membawanya ke dokter untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat. Atau bisa juga menghubungi menghubungi layanan panggilan darurat 24 jam di Rumah Sunat dr.Mahdian.


