Sunat dan Infeksi Saluran Kemih, Begini Penjelasannya

Sunat dan infeksi saluran kemih (ISK) memiliki keterkaitan dan hal inilah yang menjadi salah satu alasan orangtua menyunatkan anaknya. Sunat tak hanya wajib menurut ajaran agama Islam, tetapi juga memberikan pelajaran bagi anak-anak bagaimana mencegah suatu penyakit sejak kecil. Terutama masalah kesehatan, yaitu infeksi saluran kemih. Sebab, jika tidak dilakukan sejak kecil, akan sulit dilakukan pengobatan apabila terjadi pada saat dewasa.

Apa Itu Infeksi Saluran Kemih?

Infeksi saluran kemih, adalah infeksi pada salah satu bagian dari sistem urin, ginjal, kandung kemih, atau uretra yang disebabkan oleh masuknya bakteri ke saluran kemih melalui lubang kencing.  Biasanya ditandai dengan gejala berupa, demam, nyeri saat buang air kecil dan darah pada urin.

 Sunat dan Infeksi Saluran Kemih

Salah satu manfaat sunat adalah mengurangi risiko infeksi saluran kemih. Infeksi tersebut dapat menimpa laki-laki dewasa dan anak-anak. Bahkan anak-anak belakangan mengalami hal itu. Ini karena anak-anak tidak terbiasa atau tidak tahu harus menarik kulup penis sewaktu-waktu untuk membersihkan bagian dalam penis.

Infeksi saluran kemih bisa terjadi karena penis masih tertutup oleh kulup. Banyak laki-laki dewasa, terutama yang belum menikah, membiarkan penis tetap tertutup oleh kulup dalam jangka waktu lama.

Kulit penis yang tertutup oleh kulup akan berbahaya. Sebab, masih banyak sisa air kencing yang terkumpul di sekitar kulup. Lama-kelamaan di dalam kulup akan tumbuh kuman seperti bakteri dan jamur. Jika dibiarkan jamur bisa merusak jaringan penis, baik di kulit dan jaringan di dalamnya. Lama-kelamaan kuman-kuman penyakit itu merembet ke saluran kemih, sehingga terjadi infeksi saluran kemih.

Gejalanya, antara lain, nyeri pada saat buang air kecil dan demam. Lalu pipis tidak lampias atau merasa ada sisa setelah kencing, dan warna urinnya menjadi keruh dan berdarah. Kondisi ini, bagi yang sudah menikah, tentu bisa mengganggu pada saat berhubungan intim dengan pasangannya. Akibatnya laki-laki dan istrinya merasa terganggu kepuasan seksualnya.

Infeksi saluran kemih salah satunya disebabkan oleh parafimosis yang dibiarkan berlarut-larut. Kulup yang tidak kembali setelah ditarik bisa menimbulkan peradangan. Penis bisa berdarah. Saluran kemih pun ikut terpengaruh. Darah bisa keluar dari saluran kemih sebagai salah satu tanda adanya infeksi.

Oleh karenanya, untuk mencegahnya adalah dengan melakukan sunat dan membersihkan penis dengan air bersih atau sabun setelah buang air kecil. Sisa air kencing akan terbuang bersamaan dengan bilasan air bersih.

Picture of Claudia

Claudia

Leave a Replay

Artikel dan Berita Lainnya