Deretan Manfaat Positif Sunat Saat Masih Bayi

Pada dasarnya, sunat bisa dilakukan pada usia kapan saja. Saat masih bayi, anak anak, sampai usia dewasa sekalipun. Namun ada manfaat tersendiri jika sunat dilakukan saat masih bayi. Kali ini, kita bahas deretan manfaat positif sunat saat masih bayi.

1. Mengurangi Risiko Infeksi dan Komplikasi

  • Sunat pada bayi umumnya memiliki risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan dengan sunat pada usia lebih tua. Kapan? Setelah usia bayi 7 hari, bisa langsung di sunat.
  • Proses penyembuhan juga cenderung lebih cepat pada bayi, mengurangi risiko infeksi dan ketidaknyamanan.

2. Mencegah Fimosis dan Balanitis

  • Sunat pada bayi dapat mencegah kondisi medis seperti fimosis (penyempitan kulup) dan balanitis (peradangan pada ujung penis), yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan komplikasi kesehatan di masa depan.

3. Mengurangi Risiko Kanker Penis

  • Penelitian menunjukkan bahwa sunat dapat mengurangi risiko terkena kanker penis pada pria di kemudian hari.
  • Dengan menghilangkan kulup, sunat mengurangi tempat berkembang biak bagi kanker yang berhubungan dengan infeksi dan iritasi.

Baca juga: Ragam Jenis Metode Sunat Modern, Manakah yang Terbaik?

4. Meningkatkan Kebersihan dan Kesehatan Seksual

  • Sunat membuat perawatan area genital menjadi lebih mudah dan efisien, membantu menjaga kebersihan yang baik dan mengurangi risiko infeksi.
  • Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa sunat dapat mengurangi risiko tertular infeksi menular seksual pada pria di masa dewasa.

5. Manfaat Psikologis dan Sosial

  • Sunat pada bayi umumnya menghasilkan penampilan yang lebih konsisten dengan norma sosial dan budaya di beberapa komunitas, mengurangi risiko stigmatisasi di kemudian hari.
  • Beberapa orang tua percaya bahwa sunat pada bayi dapat menghasilkan pengalaman yang lebih nyaman dan kurang traumatis dibandingkan jika dilakukan pada usia lebih tua.

6. Dukungan dari Perspektif Agama dan Budaya

  • Bagi banyak keluarga yang mempraktikkan agama tertentu, sunat pada bayi adalah bagian dari tradisi dan keyakinan keagamaan mereka.
  • Sunat pada bayi juga dapat menjadi cara bagi keluarga untuk merayakan kelahiran anak mereka dan mengikuti tradisi budaya yang telah ada selama berabad-abad.

Sunat pada anak saat masih bayi memiliki berbagai manfaat yang signifikan, termasuk mengurangi risiko infeksi, menjaga kesehatan seksual di masa depan, dan memberikan kebersihan yang baik.

Baca juga: Berikan Pengalaman Sunat yang Ramah bagi Anak

Catur Meiwanto

Catur Meiwanto

Leave a Replay

Artikel dan Berita Lainnya