Apa Saja Yang Perlu Diketahui Tentang Sunat?

Sunat adalah prosedur bedah untuk menghilangkan kulit yang menutupi ujung penis, atau yang disebut kulup. prosedur yang relatif sederhana, biasanya dilakukan pada bayi pada hari pertama atau kedua setelah lahir. Sunat juga dapat dilakukan pada anak yang lebih besar dan orang dewasa baik di klinik maupun rumah sakit.

Pada beberapa budaya, sunat adalah praktik keagamaan atau tradisi, yang paling umum dalam agama Islam. Prosedur ini juga bisa menjadi bagian dari kebersihan pribadi, atau perawatan kesehatan preventif.

Sunat VS Tidak Sunat

Adakah perbedaan antara penis yang sunat dan tidak? Tentu saja ada perbedaannya. Pada penis yang melakukan sunat, maka kepalanya terbuka. Sementara yang tidak, memiliki kulup yang menutupi kepalanya.

Perlu Anda ketahui, bahwa tindakan ini tidak memengaruhi kemampuan seorang anak untuk memiliki bayi pada masa depan. Lebih lanjut, secara umum tindakan ini tidak dianggap mengurangi atau meningkatkan kenikmatan seksual bagi laki-laki atau pasangannya.

Alasan Melakukan Sunat

Orangtua yang menyunat anak-anak mereka sering melakukannya karena alasan agama atau budaya. Tindakan ini juga dapat menjadi bagian dari tradisi keluarga, kebersihan pribadi, atau perawatan kesehatan preventif.

Terkadang sunat perlu karena alasan medis. Misalnya, kulup mungkin terlalu ketat untuk menarik ke belakang menutupi ujung penis. Tindakan ini juga direkomendasikan sebagai cara untuk menurunkan risiko HIV.

1. Kebersihan yang lebih mudah

Sunat membuat membersihkan penis menjadi lebih sederhana. Meskipun demikian, anak laki-laki yang belum sunat dapat orangtua ajarkan untuk membersihkan bagian bawah kulup secara teratur.

2. Risiko infeksi saluran kemih (ISK) lebih rendah

Risiko ISK pada laki-laki rendah. Namun, infeksi ini lebih umum terjadi pada laki-laki yang belum sunat. Infeksi serius pada usia dini ini dapat menyebabkan masalah ginjal kemudian hari.

3. Risiko infeksi menular seksual lebih rendah

Laki-laki yang telah sunat mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena infeksi menular seksual tertentu, termasuk HIV. Namun, tetap penting untuk melakukan hubungan seks yang aman, termasuk menggunakan kondom.

4. Pencegahan masalah penis

Sunat dapat membantu mencegah dan/atau mengatasi beberapa masalah penis, seperti:

  • Fimosis, suatu kondisi ketika tidak dapat menarik kulup ke belakang dari kepala penis.
  • Paraphimosis, suatu kondisi ketika tidak dapat menarik kulup ke depan hingga menutupi kepala penis.
  • Balanitis, yaitu peradangan pada kepala penis.
  • Balanoposthitis, yaitu peradangan pada kepala dan kulup penis.
5. Risiko kanker penis lebih rendah

Meskipun kanker penis jarang terjadi, kanker ini lebih jarang ditemukan pada laki-laki yang telah sunat. Terlebih lagi, kanker serviks lebih jarang terjadi pada pasangan seksual wanita dari laki-laki yang telah sunat.

Risiko

Tindakan ini memiliki beberapa risiko. Namun, tingkat masalahnya rendah. Risiko yang paling umum adalah pendarahan dan infeksi. Jika terjadi pendarahan, biasanya akan terlihat beberapa tetes darah dari luka. Pendarahan seringkali berhenti dengan sendirinya atau dengan beberapa menit tekanan langsung yang lembut. Pendarahan yang lebih parah perlu diperiksa oleh tenaga kesehatan profesional. Jadi, bicarakan kekhawatiran apa pun yang Anda miliki dengan dokter sebelum tindakan.

Persiapan yang Bisa Dilakukan

Sebelum tindakan, tenaga kesehatan akan berbicara dengan Anda tentang, apa saja yang perlu Anda lakukan, risiko dan manfaat prosedur tersebut. Pastikan dokter atau ahli bedah menjelaskan prosedur tersebut secara lengkap. Tanyakan apakah anestesi akan digunakan saat tindakan.  Ini membantu mengurangi rasa nyeri selama prosedur. Tanyakan juga jenis obat pereda nyeri apa yang akan digunakan.

Sejumlah alat telah dikembangkan untuk membantu melakukan sunat dan alat yang digunakan bergantung pada preferensi praktisi medis. Anda bisa berkonsultasi juga dengan dokter alat atau metode apa yang tepat.

Setelah Tindakan

Setelah sunat, perlu melakukan perawatan pasca-sunat untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. Umumnya meliputi menjaga luka tetap bersih dan kering, menggunakan celana longgar/sarung, serta memberikan obat antinyeri. Bersihkan penis dengan air hangat atau antiseptik sesuai anjuran dokter serta hindari aktivitas berat. Terakhir, pastikan melakukan kontrol dengan dokter sunat sesuai jadwal untuk memantau proses pemulihan dan mencegah infeksi. 

Ujung penis kemungkinan akan terasa nyeri pada awalnya. Anda mungkin juga melihat kerak kuning di ujungnya. Ini normal dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Luka sunat umumnya sembuh dalam 5-10 hari. Sebagian besar bayi pulih tanpa masalah. Komplikasi, seperti infeksi, jarang terjadi. Hubungi dokter Anda jika:

  • Demam
  • Luka yang tidak berhenti berdarah
  • Tidak ada urin selama enam hingga delapan jam setelah prosedur.
  • Kemerahan atau pembengkakan yang tidak membaik setelah tiga hari, atau malah memburuk.
  • Keluar cairan kuning atau lapisan kuning pada penis setelah tujuh hari

Jadi, tindakan sunat adalah prosedur pengangkatan kulup dari kepala penis. Ini adalah salah satu operasi yang paling umum dilakukan di seluruh dunia dan umumnya aman. Tindakan ini dilakukan pada bayi baru lahir, anak-anak yang lebih besar, dan orang dewasa karena berbagai alasan. Jika Anda mempertimbangkan melakukan tindakan ini untuk anak Anda atau diri Anda sendiri, bicarakan dengan dokter.

Picture of admin

admin

Leave a Replay

Artikel dan Berita Lainnya