Sunat Anak Tanpa Jarum Suntik, Bantu Anak yang Fobia Jarum Suntik

Sunat anak tanpa jarum suntik menjadi solusi bagi anak yang memiliki fobia jarum. Fobia jarum suntik dapat membuat pengalaman sunat maupun tindakan medis lainnya menjadi lebih sulit bagi anak-anak, orang tua, dan tenaga kesehatan. 

Bagi sebagian anak jarum suntik  hanya menimbulkan sedikit kecemasan. Namun, anak-anak lain mungkin mengalami kecemasan yang lebih signifikan yang dapat menyebabkan Trypanophobia, atau fobia jarum suntik.

Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 40% anak-anak di seluruh dunia dengan usia kurang dari 12 tahun, dan 20% remaja memiliki respons fisik atau emosional yang didorong oleh rasa takut terhadap jarum suntik. Hal ini menyebabkan sebagian dari mereka mencoba menghindari tindakan medis apapun yang berkaitan dengan penggunaan jarum suntik, dan salah satunya adalah sunat. Dalam sunat, penggunaan jarum suntik adalah untuk pemberian anestesi.

Sunat anak tanpa jarum suntik adalah salah satu teknik yang paling bermanfaat untuk mengurangi rasa takut dan mendukung anak-anak selama prosedur sunat.

Memahami mengapa rasa takut ini terjadi dan bagaimana mendukung anak-anak selama momen-momen tersebut dapat membuat perbedaan yang berarti.

Mengapa Anak-Anak Mengembangkan Rasa Takut pada Jarum Suntik?

Beberapa faktor dapat menyebabkan kecemasan terkait jarum suntik.

1. Pengalaman sebelumnya

Prosedur medis yang menyakitkan atau menakutkan dapat menciptakan kenangan yang bertahan lama dan meningkatkan kecemasan selama kunjungan pada masa mendatang.

2. Takut akan rasa sakit

Sekalipun rasa sakitnya singkat, ekspektasi akan rasa sakit dapat memicu reaksi emosional yang kuat pada anak-anak.

3. Ketakpastian

Anak-anak mungkin merasa khawatir karena mereka tidak sepenuhnya memahami apa yang akan terjadi atau berapa lama prosedur tersebut akan berlangsung.

4. Kehilangan kendali

Prosedur medis dapat membuat anak-anak merasa tidak berdaya, terutama ketika mereka diminta untuk tetap diam.

Memahami faktor-faktor ini membantu orang tua dan profesional kesehatan untuk merespons dengan sabar dan penuh dukungan.

Bagaimana Sunat Anak Tanpa Jarum Suntik Bisa Menjadi Solusi?

Apa sih sunat tanpa suntik itu? Yaitu, metode anestesi sunat tanpa menggunakan jarum suntik dengan menggunakan teknologi needle-free injection, pemberian obat bius pada anak akan lebih nyaman dan anak tidak harus merasakan sakitnya suntikan.

Teknologi bius tanpa jarum ini menggunakan injektor berbentuk pompa sebagai penggantinya. Pada dasarnya obat bius yang digunakan sama, syarafnya juga sama, yang beda hanya cara memasukkan obat. Dengan alat needle free injection, obat bius akan ditembakkan dengan memanfaatkan tekanan udara.

Tekanan udara tersebut membuat obat bius menjadi butiran-butiran kecil dan menembus ke kulit sehingga lebih cepat mencapai target saraf. Sama seperti penggunaan jarum suntik, lokasi tembakan ada di sekitar penis bagian atas untuk mencapai syaraf dorsal di penis.

Alatnya sama sekali tidak berbentuk seperti jarum suntik. Jadi dokter bisa menunjukkan dulu ke anak alatnya seperti apa sehingga anak tidak takut. Kalau anaknya nyaman, pengerjaannya juga lebih cepat.

Teknologi needle-free injection yang dipakai di Rumah Sunat dr. Mahdian sendiri berasal dari Korea. Alat ini terdiri dari tiga komponen utama, yaitu alat semprot cairan anestesi yang terbuat dari kaca, injektor, dan pompa injektor.

Selain dengan menggunakan alat ini akan lebih minim risiko dan membuat anak tidak takut serta kemungkinan trauma.

Alihkan Perhatian Anak

Mengalihkan perhatian anak ke sesuatu yang menarik atau menenangkan, saat prosedur sunat anak tanpa jarum suntik juga akan dapat membantu membuat anak lebih tenang.

Ketika seorang anak fokus pada suatu aktivitas seperti permainan, latihan pernapasan, atau tugas visual, otaknya memiliki kapasitas yang lebih sedikit untuk fokus pada rasa takut.

Teknik pengalihan perhatian dapat membantu:

• Mengurangi kecemasan sebelum prosedur
• Meningkatkan kerja sama selama prosedur
• Mengurangi persepsi nyeri pada beberapa anak
• Menciptakan lingkungan yang lebih tenang bagi semua pihak yang terlibat

Teknik-teknik ini banyak digunakan dalam perawatan kesehatan anak untuk mendukung anak-anak selama prosedur medis singkat, salah satunya adalah sunat.

Orang tua dan pengasuh dapat membantu anak-anak mengatasi prosedur penyuntikan dengan cara:

• Menjelaskan apa yang akan terjadi dengan bahasa sederhana
• Memberikan dukungan dan tetap tenang
• Memandu aktivitas pengalihan perhatian selama prosedur
• Memuji anak setelahnya atas keberaniannya

Tindakan kecil yang bersifat mendukung dapat membuat perbedaan besar dalam membantu anak-anak merasa aman dan didukung.

Ketika anak-anak merasa didukung selama prosedur sunat, pengalaman tersebut dapat menjadi kurang menakutkan dan lebih mudah ditangani.

Baca Juga: Anak Sunat Tanpa Jarum Suntik dan Tanpa Perban, Kok Bisa?

Picture of Claudia

Claudia

Leave a Replay

Artikel dan Berita Lainnya