Usir Risiko Infeksi dari Penggunaan Toilet Umum

Toilet umum seringkali menjadi tempat yang kurang higienis dan bisa menjadi sumber berbagai macam infeksi. Penggunaan toilet umum yang tidak bersih dapat menimbulkan risiko kesehatan, terutama infeksi pada saluran kemih dan kulit. Namun, ada beberapa cara efektif yang dapat membantu mengurangi risiko infeksi ketika harus menggunakan toilet umum.

Kenapa Toilet Umum Bisa Menyebabkan Infeksi?

Toilet umum digunakan oleh banyak orang setiap hari, dan tidak semua pengguna memiliki kebiasaan kebersihan yang baik. Ini menyebabkan akumulasi kuman, bakteri, dan virus di berbagai permukaan toilet. Permukaan seperti gagang pintu, flush, dudukan toilet, dan wastafel sering kali menjadi tempat berkumpulnya patogen. Kontak langsung atau tidak langsung dengan permukaan ini dapat menyebabkan infeksi jika tidak disertai dengan tindakan pencegahan yang tepat.

Baca juga: Sunat Di Rumah, Lebih Hemat Waktu Dan Biaya

Tips Mengurangi Risiko Infeksi di Toilet Umum

  1. Bawa Tisu Basah Antibakteri: Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi risiko infeksi adalah dengan membawa tisu basah antibakteri. Gunakan tisu ini untuk membersihkan dudukan toilet dan gagang pintu sebelum digunakan. Ini dapat membantu menghilangkan sebagian besar kuman yang ada di permukaan tersebut.
  2. Gunakan Tisu Toilet untuk Menyentuh Permukaan: Saat harus menyentuh gagang pintu atau flush toilet, gunakan tisu toilet sebagai pelindung. Ini dapat mengurangi risiko kontak langsung dengan kuman dan bakteri yang mungkin ada di permukaan tersebut.
  3. Cuci Tangan dengan Benar: Setelah menggunakan toilet umum, pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama setidaknya 20 detik. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol.
  4. Hindari Menyentuh Wajah: Selalu ingat untuk tidak menyentuh wajah, terutama mata, hidung, dan mulut, setelah menggunakan toilet umum sebelum mencuci tangan. Tangan yang kotor dapat memindahkan kuman ke area wajah dan menyebabkan infeksi.
  5. Gunakan Tisu Toilet atau Pelindung Dudukan: Beberapa toilet umum menyediakan pelindung dudukan toilet yang dapat digunakan untuk mengurangi kontak langsung dengan dudukan toilet. Jika tidak tersedia, lapisi dudukan toilet dengan tisu toilet.
  6. Pilih Toilet yang Lebih Bersih: Jika memungkinkan, pilihlah toilet yang tampak lebih bersih dan terawat. Toilet yang sering dibersihkan oleh petugas kebersihan umumnya lebih aman untuk diguna
  7. Tutup Tutup Toilet Sebelum Flush: Flushing toilet dapat menyebarkan kuman ke udara. Menutup tutup toilet sebelum flush dapat mengurangi risiko penyebaran kuman ini.
  8. Bawa Hand Sanitizer: Selalu bawa hand sanitizer dalam tas atau saku. Ini sangat berguna jika toilet umum tidak menyediakan sabun atau air mengalir untuk mencuci tangan.
  9. Gunakan Toilet Squat/Jongko. Jika tersedia, toilet squat atau jongkok bisa menjadi pilihan yang lebih higienis karena mengurangi kontak langsung dengan dudukan toilet.

Mengapa Kebersihan di Toilet Umum Sangat Penting?

Kebersihan di toilet umum sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular. Infeksi saluran kemih, diare, dan penyakit kulit adalah beberapa contoh penyakit yang dapat ditularkan melalui toilet umum yang tidak bersih. Dengan menerapkan kebiasaan kebersihan yang baik, kita dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari risiko infeksi ini.

Menggunakan toilet umum memang memiliki risiko tersendiri, namun dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko ini dapat dikurangi secara signifikan. Membawa tisu basah antibakteri, menggunakan tisu toilet untuk menyentuh permukaan, mencuci tangan dengan benar, dan menghindari menyentuh wajah adalah beberapa cara efektif untuk menjaga kebersihan dan kesehatan saat menggunakan toilet umum. Dengan kebiasaan ini, kita dapat mengurangi risiko infeksi dan memastikan kesehatan kita tetap terjaga.

Baca Juga: Apakah Sunat Sakit ? Ini Jawabannya Tepatnya

Picture of Catur Meiwanto

Catur Meiwanto

Leave a Replay

Artikel dan Berita Lainnya